GEMPUR BATU
Tanaman yang tumbuh di dataran rendah ini, batangnya menjalar. Tangkainya berwarna kemerah-merahan, sedangkan daunnya agak kasar. Bunganya kecil sekali berwarna putih.
Kandungan & manfaat: Daun dan batang tanaman ini mengandung kalium yang bersifat melancarkan air seni dan menghancurkan batu. Selain itu, gempur batu juga berkhasiat mengecilkan pori-pori.
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
4 - 5 tanaman gempur batu, 7 tanaman meniran direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari, lakukan selama 1 bulan.
2. Batu empedu:
2 tanaman gempur batu, 3 - 4 tanaman meniran, 1 genggam rambut jagung direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari, lakukan selama 1 bulan.
3. Diare:
2 - 3 tanaman gempur batu ditumbuk, lalu diberi sedikit pulosari. Oleskan ke perut.
Read More......
Showing posts with label Batu empedu. Show all posts
Showing posts with label Batu empedu. Show all posts
Tuesday, January 13, 2009
Saturday, December 13, 2008
GEGARETAN
GEGARETAN
Tanaman ini sering juga disebut gagaretan, daun bulu ayam, gudean, atau godean. Gegaretan merupakan tanaman semak yang tingginya ± 1 m. Bentuk daunnya lonjong, berbulu dan ujungnya runcing. Bunga tanaman ini kecil berwarna putih atau merah muda.
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
7 helai daun gegaretan kecil, 5 helai daun sendok, 4 tanaman meniran diseduh dengan 1 gelas air panas. Minum ramuan ini sekaligus 1x sehari, selama 7 hari.
2.Batu empedu:
7 helai daun gegaretan kecil, 5 helai daun urat . (daun sendok), 1 genggam rambut jagung direbus dengan 1 gelas air sampai tinggal setengah. Minum secara rutin ramuan ini 1x sehari, selama 1 bulan.
Read More......
Tanaman ini sering juga disebut gagaretan, daun bulu ayam, gudean, atau godean. Gegaretan merupakan tanaman semak yang tingginya ± 1 m. Bentuk daunnya lonjong, berbulu dan ujungnya runcing. Bunga tanaman ini kecil berwarna putih atau merah muda.
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
7 helai daun gegaretan kecil, 5 helai daun sendok, 4 tanaman meniran diseduh dengan 1 gelas air panas. Minum ramuan ini sekaligus 1x sehari, selama 7 hari.
2.Batu empedu:
7 helai daun gegaretan kecil, 5 helai daun urat . (daun sendok), 1 genggam rambut jagung direbus dengan 1 gelas air sampai tinggal setengah. Minum secara rutin ramuan ini 1x sehari, selama 1 bulan.
Read More......
Labels:
Batu empedu,
Batu Ginjal,
GEGARETAN
Wednesday, December 10, 2008
DAUN URAT
DAUN URAT
Daun urat kadang disebut juga ki urat atau daun sendok. Banyak ditemukan di daerah pegunungan. Di perkebunan karet dan teh tanaman ini merupakan gulma. Daunnya berbentuk bulat lonjong, panjangnya ± 10 cm. Bunganya yang kecil berwarna putih kekuning-kuningan. Bijinya bulat kecil-kecil berwarna coklat kehitaman.
Kandungan & manfaat: Tanaman ini mengandung zat tanin dan kalium alkaloid yang berkhasiat melancarkan air seni dan antiradang. Selain itu, juga bermanfaat untuk menurunkan panas dan mengencerkan dahak.
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
Cara I: 20 g daun urat direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x, sehari. Cara II: Ambil dan cuci sejumlah daun urat lalu ditumbuk dan diperas untuk diambil airnya sampai 1/2 mangkuk. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari.
2. Batu empedu:
4 - 5 helai daun urat berikut akarnya, 7 helai daun gegaretan direbus dengan 2 gelas air sampai
airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
3. Ambeien:
100 g daun urat, 100 g daun wungu direbus dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 1x sehari, siang hari sebanyak 1 gelas. Lakukan terus sampai 3 - 4 bulan.
4. Rematik:
Cara I: Sama dengan resep no. 1, cara I.
Cara II: Beberapa helai daun urat ditumbuk, lalu diolesi pada
bagian yang sakit. Ulangi setiap 3 jam.
5. Hepatitis:
1 genggam daun urat, 7 keping temulawak diseduh dengan 1 gelas air. Minum ramuan ini 1x sehari, masing-masing 1/4 gelas. Lakukan selama 1 - 2 minggu.
6. Diabetes:
15 g daun urat, 1/2 genggam brotowali, sedikit daun kumis kucing, 1 sendok teh adas, 1 sendok teh pulosari direbus dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal 2 gelas. Saring. Lalu minum 1 gelas, setiap kali habis makan.
7. Keputihan:
10 akar pohon daun urat segar dilumatkan dengan sedikit air cucian beras ketan. Saring,, lalu minum ramuan ini sekaligus. Lakukan 1x sehari.
8. Cacingan:
Sama dengan resep no. 1.
9. Digigit serangga:
Beberapa helai daun urat ditumbuk halus, lalu tempelkan pada luka.
10. Bisul:
3 helai daun urat direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
11. Kudis:
5 helai daun urat,7 helai daun sambiloto direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
12. Cantengan:
Beberapa helai daun urat ditumbuk lalu dibalutkan ke jari yang cantengan, kemudian dibebat dengan kain kasa.
Read More......
Daun urat kadang disebut juga ki urat atau daun sendok. Banyak ditemukan di daerah pegunungan. Di perkebunan karet dan teh tanaman ini merupakan gulma. Daunnya berbentuk bulat lonjong, panjangnya ± 10 cm. Bunganya yang kecil berwarna putih kekuning-kuningan. Bijinya bulat kecil-kecil berwarna coklat kehitaman.
Kandungan & manfaat: Tanaman ini mengandung zat tanin dan kalium alkaloid yang berkhasiat melancarkan air seni dan antiradang. Selain itu, juga bermanfaat untuk menurunkan panas dan mengencerkan dahak.
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
Cara I: 20 g daun urat direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x, sehari. Cara II: Ambil dan cuci sejumlah daun urat lalu ditumbuk dan diperas untuk diambil airnya sampai 1/2 mangkuk. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari.
2. Batu empedu:
4 - 5 helai daun urat berikut akarnya, 7 helai daun gegaretan direbus dengan 2 gelas air sampai
airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
3. Ambeien:
100 g daun urat, 100 g daun wungu direbus dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 1x sehari, siang hari sebanyak 1 gelas. Lakukan terus sampai 3 - 4 bulan.
4. Rematik:
Cara I: Sama dengan resep no. 1, cara I.
Cara II: Beberapa helai daun urat ditumbuk, lalu diolesi pada
bagian yang sakit. Ulangi setiap 3 jam.
5. Hepatitis:
1 genggam daun urat, 7 keping temulawak diseduh dengan 1 gelas air. Minum ramuan ini 1x sehari, masing-masing 1/4 gelas. Lakukan selama 1 - 2 minggu.
6. Diabetes:
15 g daun urat, 1/2 genggam brotowali, sedikit daun kumis kucing, 1 sendok teh adas, 1 sendok teh pulosari direbus dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal 2 gelas. Saring. Lalu minum 1 gelas, setiap kali habis makan.
7. Keputihan:
10 akar pohon daun urat segar dilumatkan dengan sedikit air cucian beras ketan. Saring,, lalu minum ramuan ini sekaligus. Lakukan 1x sehari.
8. Cacingan:
Sama dengan resep no. 1.
9. Digigit serangga:
Beberapa helai daun urat ditumbuk halus, lalu tempelkan pada luka.
10. Bisul:
3 helai daun urat direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
11. Kudis:
5 helai daun urat,7 helai daun sambiloto direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
12. Cantengan:
Beberapa helai daun urat ditumbuk lalu dibalutkan ke jari yang cantengan, kemudian dibebat dengan kain kasa.
Read More......
Subscribe to:
Posts (Atom)