KEMBANG SEPATU
{Hibiscus rosa-sinensis L.)
Kembang Sepatu adalah tanaman perdu yang tingginya bisa mencapai 4 m. Sering dipelihara sebagai tanaman hias atau pagar hidup. Bunganya berwarna merah tua tapi sekarang sudah banyak warna lain. Bunganya itu bisa digunakan untuk menggosok sepatu supaya berkilat. Karena itulah ia disebut kembang sepatu.
Suku: Malvaceae
Kandungan & manfaat: Seluruh bagian tumbuhan kembang sepatu mengandung zat lendir atau mucin dan bunganya mengandung hebiscetin yang bisa meredakan batuk. Mucin berkhasiat memberi rasa sejuk pada kerongkongan dan rongga dada. Selain itu, juga bisa memacu lendir dalam saluran pernapasan agar keluar lebih banyak.
Kegunaan:
Kegunaan:
1. Batuk disertai sesak napas:
3 bunga kembang sepatu, dicuci bersih, lalu remas-remas. Seduh dengan segelas air. Biarkan semalam di dalam tempat tertutup. Saring. Minum 1x sehari, 1/2 gelas bersama 1 sendok makan madu.
2. Bronkhitis:
Cara I: Cuci, lumatkan, dan rebus 3 kuncup bunga kembang sepatu selama 15 menit. Saring. Minum airnya.
Cara II: 3 kuntum bunga kembang sepatu dicuci, dilumatkan, beri 1 gelas air matang dan sedikit garam Peras dan saring. Minum 2x sehari, 2 sendok
makan.
3. Gondok:
Akar kembang sepatu dicuci, dilumatkan. Rebus selama ± 30 menit. Gunakan untuk mengompres gondok.
4. Sakit kepala:
Segenggam daun kembang sepatu dicuci, direbus selama 30 menit. Gunakan airnya untuk mengompres kepala yang sakit.
5. Sari a wan:
Segenggam daun kembang sepatu dicuci bersih, rebus dengan
2 gelas air selama 15 menit. Saring. Minum airnya.
6. Haid tidak teratur:
3 kuntum bunga kembang sepatu dicuci, dilumatkan. Beri 1 gelas air matang dan sedikit cuka. Peras. Minum 2 - 3x sehari, masing-masing 1/2 gelas.
7. Mencegah uban:
10-15 helai daun kembang sepatu, dicuci, remas-remas sampai keluar lendirnya. Basahkan kulit kepala dan rambut dengan lendir tersebut. Diamkan sampai kering, baru dicuci. Lakukan ini 2x seminggu.
Read More......
Sunday, March 15, 2009
KEMANGI
KEMANGI
{Ocimum basillicum formacitratum Backer.)
Kemangi biasanya dimakan sebagai lalapan mentah. Tanaman yang wangi jenis selasi ini banyak ditemui di tepi-tepi jalan dan di sawah. Batang dan tangkai daunnya berwarna hijau, bunganya putih.
Suku: Labiatae
Kandungan & manfaat: Daun kemangi mempunyai daya penenang dan mengeluarkan gas-gas dari tubuh. Daunnya juga sering dipakai untuk bumbu hidangan daging ataupun ikan. Kemangi mengandung zat minyak atsiri, protein, kalsium, fosfor, besi, belerang, dll.
Kegunaan:
Kegunaan:
1. Panu:
Segenggam daun kemangi cuci, tumbuk halus. Beri sedikit air kapur sirih. Gosokkan ramuan ini pada kulit yang berpanu. Lakukan ini 2x sehari.
2. Diare dan muntah:
Daun kemangi secukupnya dimakan sebagai lalapan.
3. Sariawan:
50 helai daun kemangi dicuci bersih, kunyah sampai halus selama 2 - 3 menit. Telan. Minum air hangat. Lakukan ini 3x sehari.
4. Bau napas, bau mulut:
Sering-sering makan lalapan daun kemangi, daun kunir, dan daun beluntas.
5. Bau keringat:
Kemangi secukupnya dimakan sebagai lalapan santap malam selama 1 minggu.
Read More......
{Ocimum basillicum formacitratum Backer.)
Kemangi biasanya dimakan sebagai lalapan mentah. Tanaman yang wangi jenis selasi ini banyak ditemui di tepi-tepi jalan dan di sawah. Batang dan tangkai daunnya berwarna hijau, bunganya putih.
Suku: Labiatae
Kandungan & manfaat: Daun kemangi mempunyai daya penenang dan mengeluarkan gas-gas dari tubuh. Daunnya juga sering dipakai untuk bumbu hidangan daging ataupun ikan. Kemangi mengandung zat minyak atsiri, protein, kalsium, fosfor, besi, belerang, dll.
Kegunaan:
Kegunaan:
1. Panu:
Segenggam daun kemangi cuci, tumbuk halus. Beri sedikit air kapur sirih. Gosokkan ramuan ini pada kulit yang berpanu. Lakukan ini 2x sehari.
2. Diare dan muntah:
Daun kemangi secukupnya dimakan sebagai lalapan.
3. Sariawan:
50 helai daun kemangi dicuci bersih, kunyah sampai halus selama 2 - 3 menit. Telan. Minum air hangat. Lakukan ini 3x sehari.
4. Bau napas, bau mulut:
Sering-sering makan lalapan daun kemangi, daun kunir, dan daun beluntas.
5. Bau keringat:
Kemangi secukupnya dimakan sebagai lalapan santap malam selama 1 minggu.
Read More......
KEJI BELING
KEJI BELING
Di kalangan suku Jawa, tanaman-tanaman yang berkhasiat menghancurkan batu ginjal disebut keji(keci)beling. Di bawah ini, kami hanya menyajikan beberapa jenis kejibeling.
SAMBANG GETIH
{Hemigraphis colorata Hall. f.J
Orang Jawa menyebutnya sambang getih, orang Sunda menyebutnya remek daging. Sambang getih merupakan tanaman liar yang tingginya cuma 0,25 cm. Daunnya yang berbentuk jantung, di sebelah atas berwarna hijau,'di sebelah bawahnya berwarna merah keungu-unguan. Tangkai pohonnya agak berbulu. Bunganya kecil berwarna putih kekuning-kuningan.
Suku: Acanthaceae
Kandungan & manfaat:
Daunnya mengandung banyak kalium dan sedikit natrium sehingga bermanfaat untuk melancarkan air seni dan J vv menghancurkan batu. Selain itu, kandungan minyak atsirinya bersifat antibakteri. Zat tanin pada sambang getih berguna untuk menghentikan diare.
Kegunaan:
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
14 helai daun sambang getih Jr direbus dengan 2 gelas air selama 1/2 jam. Minum ramuan ini 2x sehari.
2. Melancarkan air seni:
1 tanaman sambang getih (daun berikut batang) direbus dengan 2gelas air selama 1/2 jam. Saring. Lalu, minum ramuan ini 2x sehari.
3. Menghentikan perdarahan sehabis melahirkan:
5 helai daun sambang getih, sedikit adas, sepotong pulosari ditumbuk halus, lalu peras. Airnya yang sudah disaring, diminum sekaligus.
4. Menghentikan perdarahan menjelang menopause:
Resep sama dengan no. 3.
5. Diare:
7 helai daun sambang getih direbus dengan 1 gelas air selama 1/4 jam. Setelah disaring, minum sekaligus.
6. Kudis:
Ambil daun sambang getih secukupnya. Setelah dicuci bersih, rebus dengan air yang agak banyak sampai mendidih. Sesudah agak dingin, gunakan air ramuan ini untuk mandi.
7. Luka:
Ambil beberapa helai daun sambang getih lalu tumbuk. Tempelkan ramuan ini pada luka.
8. Sembelit:
Sama dengan resep no. 3.
Read More......
Di kalangan suku Jawa, tanaman-tanaman yang berkhasiat menghancurkan batu ginjal disebut keji(keci)beling. Di bawah ini, kami hanya menyajikan beberapa jenis kejibeling.
SAMBANG GETIH
{Hemigraphis colorata Hall. f.J
Orang Jawa menyebutnya sambang getih, orang Sunda menyebutnya remek daging. Sambang getih merupakan tanaman liar yang tingginya cuma 0,25 cm. Daunnya yang berbentuk jantung, di sebelah atas berwarna hijau,'di sebelah bawahnya berwarna merah keungu-unguan. Tangkai pohonnya agak berbulu. Bunganya kecil berwarna putih kekuning-kuningan.
Suku: Acanthaceae
Kandungan & manfaat:
Daunnya mengandung banyak kalium dan sedikit natrium sehingga bermanfaat untuk melancarkan air seni dan J vv menghancurkan batu. Selain itu, kandungan minyak atsirinya bersifat antibakteri. Zat tanin pada sambang getih berguna untuk menghentikan diare.
Kegunaan:
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
14 helai daun sambang getih Jr direbus dengan 2 gelas air selama 1/2 jam. Minum ramuan ini 2x sehari.
2. Melancarkan air seni:
1 tanaman sambang getih (daun berikut batang) direbus dengan 2gelas air selama 1/2 jam. Saring. Lalu, minum ramuan ini 2x sehari.
3. Menghentikan perdarahan sehabis melahirkan:
5 helai daun sambang getih, sedikit adas, sepotong pulosari ditumbuk halus, lalu peras. Airnya yang sudah disaring, diminum sekaligus.
4. Menghentikan perdarahan menjelang menopause:
Resep sama dengan no. 3.
5. Diare:
7 helai daun sambang getih direbus dengan 1 gelas air selama 1/4 jam. Setelah disaring, minum sekaligus.
6. Kudis:
Ambil daun sambang getih secukupnya. Setelah dicuci bersih, rebus dengan air yang agak banyak sampai mendidih. Sesudah agak dingin, gunakan air ramuan ini untuk mandi.
7. Luka:
Ambil beberapa helai daun sambang getih lalu tumbuk. Tempelkan ramuan ini pada luka.
8. Sembelit:
Sama dengan resep no. 3.
Read More......
KECUBUNG
KECUBUNG
(Datura metel L. atau Datura fastuosa L.)
Kecubung termasuk tumbuhan jenis perdu berbatang kayu tebal, yang tingginya 1 - 2 m. Cabangnya banyak. Daunnya berbentuk jantung dengan tepi berlekuk-lekuk dan letaknya berhadapan. Bunganya berbentuk seperti terompet, berwarna putih atau lembayung. Buahnya hijau, hampir bulat, bagian luarnya dihiasi duri dan dalamnya berisi biji-biji kecil berwarna kuning. Ada beberapa macam kecubung, selain yang berbunga putih, ada kecubung kasihan (Datura metel L) yang berbunga kecil berwarna antara merah ungu; kecubung kecil (Datura stramo¬nium, l), kecubung hutan (Brugmansia suaraneolens Humb, dan Bonyl. ex. Wild, Brecht, dan Presi) yang berbunga ganda
berwarna keunguan. Kecubung berbunga
putih dianggap paling beracun j. dibandingkan dengan kecubung lain.
Untuk itu pemakaian harus hati-hati dan dipakai hanya sebagai obat luar
Kandungan & manfaat: Kecubung mengandung alkaloid yang dikenal dengan nama hyosiamin dan skopolamin, yang sangat beracun. Di samping itu juga terdapat hiosin, zat lemak, dan co-oksalat. Catatan: Bila sampai keracunan kecubung, usahakan jangan sampai tertidur. Minum kopi i kental, dan hirup udara segar sebanyak mungkin!
Kegunaan:
1.Rematik, terkilir:
Cara I: 15 helai daun kecubung segar iris-iris, jemur, beri 10 sendok makan minyak kelapa. Simpan campuran ini selama sekitar 3 hari, lalu peras. Hangatkan cairannya. Gosok pada bagian yang nyeri.
Cara II: 5 - 10 helai daun kecubung, 1 bunga kecubung, seibu jari jahe, 2 - 3 siung bawang merah, ditumbuk halus. Tempelkan ramuan itu pada bagian tubuh yang sakit.
2. Asma:
Cara I: 10 helai daun kecubung cuci bersih, iris, jemur sampai kering. Linting dengan kelobot jagung, bakar dan isap seperti rokok. Sebaiknya, sehari 1 batang saja. Cara ini hanya untuk orang dewasa.
Cara II: Sedangkan untuk remaja dan anak-anak: daun atau bunga kecubung secukupnya, iris-iris, jemur, sampai kering, bakar. Hirup asap bakarannya.
3. Bisul:
3- 5 helai daun atau bunga kecubung ditumbuk. Tempelkan pada bisul agar segera matang.
4. Pegal, sakit pinggang, memar:
5 helai daun kecubung ditumbuk halus bersama kapur sirih secukupnya, diaduk rata. Gosokkan ramuan yang seperti bedak ini, pada bagian yang sakit.
5. Eksem:
4 helai daun kecubung tumbuk halus, beri sedikit minyak kelapa dan panggang di atas api. Hangat-hangat gosokkan pada eksem.
6. Ketombe:
7-10 helai daun kecubung kering diberi 4 - 5 sendok makan minyak kelapa. Masukkan dalam botol, tutup, jemur selama satu minggu. Setelah itu oleskan pada kulit kepala 2x sehari, pagi dan sore hari.
Read More......
(Datura metel L. atau Datura fastuosa L.)
Kecubung termasuk tumbuhan jenis perdu berbatang kayu tebal, yang tingginya 1 - 2 m. Cabangnya banyak. Daunnya berbentuk jantung dengan tepi berlekuk-lekuk dan letaknya berhadapan. Bunganya berbentuk seperti terompet, berwarna putih atau lembayung. Buahnya hijau, hampir bulat, bagian luarnya dihiasi duri dan dalamnya berisi biji-biji kecil berwarna kuning. Ada beberapa macam kecubung, selain yang berbunga putih, ada kecubung kasihan (Datura metel L) yang berbunga kecil berwarna antara merah ungu; kecubung kecil (Datura stramo¬nium, l), kecubung hutan (Brugmansia suaraneolens Humb, dan Bonyl. ex. Wild, Brecht, dan Presi) yang berbunga ganda
berwarna keunguan. Kecubung berbunga
putih dianggap paling beracun j. dibandingkan dengan kecubung lain.
Untuk itu pemakaian harus hati-hati dan dipakai hanya sebagai obat luar
Kandungan & manfaat: Kecubung mengandung alkaloid yang dikenal dengan nama hyosiamin dan skopolamin, yang sangat beracun. Di samping itu juga terdapat hiosin, zat lemak, dan co-oksalat. Catatan: Bila sampai keracunan kecubung, usahakan jangan sampai tertidur. Minum kopi i kental, dan hirup udara segar sebanyak mungkin!
Kegunaan:
1.Rematik, terkilir:
Cara I: 15 helai daun kecubung segar iris-iris, jemur, beri 10 sendok makan minyak kelapa. Simpan campuran ini selama sekitar 3 hari, lalu peras. Hangatkan cairannya. Gosok pada bagian yang nyeri.
Cara II: 5 - 10 helai daun kecubung, 1 bunga kecubung, seibu jari jahe, 2 - 3 siung bawang merah, ditumbuk halus. Tempelkan ramuan itu pada bagian tubuh yang sakit.
2. Asma:
Cara I: 10 helai daun kecubung cuci bersih, iris, jemur sampai kering. Linting dengan kelobot jagung, bakar dan isap seperti rokok. Sebaiknya, sehari 1 batang saja. Cara ini hanya untuk orang dewasa.
Cara II: Sedangkan untuk remaja dan anak-anak: daun atau bunga kecubung secukupnya, iris-iris, jemur, sampai kering, bakar. Hirup asap bakarannya.
3. Bisul:
3- 5 helai daun atau bunga kecubung ditumbuk. Tempelkan pada bisul agar segera matang.
4. Pegal, sakit pinggang, memar:
5 helai daun kecubung ditumbuk halus bersama kapur sirih secukupnya, diaduk rata. Gosokkan ramuan yang seperti bedak ini, pada bagian yang sakit.
5. Eksem:
4 helai daun kecubung tumbuk halus, beri sedikit minyak kelapa dan panggang di atas api. Hangat-hangat gosokkan pada eksem.
6. Ketombe:
7-10 helai daun kecubung kering diberi 4 - 5 sendok makan minyak kelapa. Masukkan dalam botol, tutup, jemur selama satu minggu. Setelah itu oleskan pada kulit kepala 2x sehari, pagi dan sore hari.
Read More......
KAYU PUTIH
KAYU PUTIH
{Melaleuca leucadendra L.)
Kayu putih merupakan tumbuhan perdu. Batangnya berkayu bulat, dan kulitnya mudah mengelupas. Daunnya tunggal berbentuk lancip, permukaannya berbulu. Dengan disuling, dari daun tumbuhan ini bisa dihasilkan minyak yang kita kenal sebagai minyak kayu putih.
Tumbuhan yang banyak didapatkan di Pulau Buru, Ambon, Seram dsb. itu berbunga majemuk, berbentuk bulir. Sedangkan buahnya berbentuk kotak beruang tiga, pada tiap ruang terdapat biji.
Suku: Myrtaceae
Kandungan & manfaat: Daunnya mengandung minyak atsiri, sineol, melaleucin dan buahnya mengandung zat tanin. Bersifat diaforetik, menghilangkan rasa sakit, membunuh kuman, mengencerkan dahak, dan antikejang.
Catatan: Bila akan digunakan untuk obat dalam, sebaiknya carilah minyak kayu putih yang asli. Karena di pasaran banyak merek minyak kayu putih yang sudah dicampur-campur dengan berbagai bahan pewarna dan bahan kimia lainnya.
Kegunaan:
Kegunaan:
1. Koreng:.
Kulit pohon kayu putih secu¬kupnya, seujung kelingking kunyit dan seibu jari asam jawa, ditumbuk halus. Tempelkan pada bagian yang luka/koreng.
2. Perut kembung:
1 sendok teh minyak kayu putih, 1/2 gelas air gula batu, diaduk rata.Minum sekaligus.
3. Keriput pada kulit perut (bagi wanita sehabis melahirkan):
20 tetes minyak kayu putih, 1 sendok teh kapur sirih, dan 1 sendok teh air jeruk nipis, diaduk rata. Oleskan pada perut setiap hari selama beberapa minggu.
4. Batuk:
1 sendok teh minyak kayu putih, parutan 1/4 biji pala, air perasan 1/2 jeruk nipis, dicampur jadi satu. Gosokkan pada punggung dan dada penderita. Lakukan ini 2x sehari, selama 3 hari.
5. Demam/mencegah stuip (pada anak):
Perasan 2 - 3 air jeruk nipis, 3 sendok makan minyak kelapa, 3 tetes minyak kayu putih, dan 3 siung bawang merah yang sudah ditumbuk halus, dicampur jadi satu. Oleskan ramuan itu ke seluruh tubuh penderita, terutama pergelangan tangan, kaki, perut, dan ketiak. Selimuti tubuhnya sampai keluar keringat.
6. Flu:
2 sendok teh minyak kayu putih, 2 sendok teh minyak gandapura, 3 sendok teh minyak kelapa, 3 sendok air jeruk nipis. dicampur jadi satu. Gosokkan ramuan ini pada leher, dada, dan punggung 2xsehari.
7. Kejang (pada bayi):
Gosokkan minyak kayu putih pada hidung dan pada perut anak yang bersangkutan. Lakukan 1x sehari sebanyak yang diperlukan.
8. Masuk angin:
10 tetes minyak kayu putih, diseduh dengan 1/2 gelas air panas, beri 1 sendok makan madu, hangat-hangat minum 1/2 gelas 1 - 2x sehari.
Read More......
{Melaleuca leucadendra L.)
Kayu putih merupakan tumbuhan perdu. Batangnya berkayu bulat, dan kulitnya mudah mengelupas. Daunnya tunggal berbentuk lancip, permukaannya berbulu. Dengan disuling, dari daun tumbuhan ini bisa dihasilkan minyak yang kita kenal sebagai minyak kayu putih.
Tumbuhan yang banyak didapatkan di Pulau Buru, Ambon, Seram dsb. itu berbunga majemuk, berbentuk bulir. Sedangkan buahnya berbentuk kotak beruang tiga, pada tiap ruang terdapat biji.
Suku: Myrtaceae
Kandungan & manfaat: Daunnya mengandung minyak atsiri, sineol, melaleucin dan buahnya mengandung zat tanin. Bersifat diaforetik, menghilangkan rasa sakit, membunuh kuman, mengencerkan dahak, dan antikejang.
Catatan: Bila akan digunakan untuk obat dalam, sebaiknya carilah minyak kayu putih yang asli. Karena di pasaran banyak merek minyak kayu putih yang sudah dicampur-campur dengan berbagai bahan pewarna dan bahan kimia lainnya.
Kegunaan:
Kegunaan:
1. Koreng:.
Kulit pohon kayu putih secu¬kupnya, seujung kelingking kunyit dan seibu jari asam jawa, ditumbuk halus. Tempelkan pada bagian yang luka/koreng.
2. Perut kembung:
1 sendok teh minyak kayu putih, 1/2 gelas air gula batu, diaduk rata.Minum sekaligus.
3. Keriput pada kulit perut (bagi wanita sehabis melahirkan):
20 tetes minyak kayu putih, 1 sendok teh kapur sirih, dan 1 sendok teh air jeruk nipis, diaduk rata. Oleskan pada perut setiap hari selama beberapa minggu.
4. Batuk:
1 sendok teh minyak kayu putih, parutan 1/4 biji pala, air perasan 1/2 jeruk nipis, dicampur jadi satu. Gosokkan pada punggung dan dada penderita. Lakukan ini 2x sehari, selama 3 hari.
5. Demam/mencegah stuip (pada anak):
Perasan 2 - 3 air jeruk nipis, 3 sendok makan minyak kelapa, 3 tetes minyak kayu putih, dan 3 siung bawang merah yang sudah ditumbuk halus, dicampur jadi satu. Oleskan ramuan itu ke seluruh tubuh penderita, terutama pergelangan tangan, kaki, perut, dan ketiak. Selimuti tubuhnya sampai keluar keringat.
6. Flu:
2 sendok teh minyak kayu putih, 2 sendok teh minyak gandapura, 3 sendok teh minyak kelapa, 3 sendok air jeruk nipis. dicampur jadi satu. Gosokkan ramuan ini pada leher, dada, dan punggung 2xsehari.
7. Kejang (pada bayi):
Gosokkan minyak kayu putih pada hidung dan pada perut anak yang bersangkutan. Lakukan 1x sehari sebanyak yang diperlukan.
8. Masuk angin:
10 tetes minyak kayu putih, diseduh dengan 1/2 gelas air panas, beri 1 sendok makan madu, hangat-hangat minum 1/2 gelas 1 - 2x sehari.
Read More......
KANGKUNG
(Ipomoea aquatica Forsk.)
Kangkung adalah terna yang tumbuh pada tempat-tempat basah seperti di tepi kali, comberan, rawa, atau selokan, yang banyak jenisnya. Batangnya beruas, berongga, dan bercabang. Daunnya tunggal, tumbuh berseling dengan tangkai panjang, berwarna hijau tua, bersegi dengan ujung runcing. Bunganya tunggal, keluar dari ketiak daun dan tumbuh tegak, berwarna ungu dengan pinggiran yang memutih. Daun dan batangnya dimakan sebagai sayuran.
Suku: Convolvulaceae
Kandungan & manfaat: Kangkung bersitat, antiracun, antiradang, peluruh kencing, menghentikan perdarahan, sedatif (obat tidur). Kangkung juga bersifat menyejukkan dan menenangkan. Kangkung mengandung protein, kalsium, fosfor, besi, karoten, hentriakontan, dan sitosterol
Kegunaan:
1.Mengurangi haid:
0,5 kg daun kangkung segar cuci, tumbuk halus, beri air secukupnya. Saring, beri 1 sendok makan madu. Minum habis 1x sehari sekaligus.
2. Mimisan:
Seikat kecil daun kangkung segar, cuci, tumbuk halus, beri sedikit gula, seduh dengan air panas. Setelah dingin, saring, minum 2x sehari.
3. Eksem:
Cara I: Seikat kangkung cuci bersih, rebus dengan air secukupnya sampai mendidih selama sekitar 10 menit, hangat-hangat gunakan untuk mencuci bagian yang gatal. Lakukan ini sehari sekali.
Cara II: Batang dan akar seikat kangkung segar, lumatkan, gunakan untuk kompres.
4. Kapalan:
Oleskan getah kangkung, di bagian kulit yang menebal berkali-kali. Lakukan ini setiap hari sampai sembuh.
5. Sakit kepala:
Cara I: Segenggam daun kangkung tumbuk halus, beri sedikit garam dan air secukupnya. Saring. Beri madu. Minum 1x sehari sekaligus.
Cara II: Seikat daun dan batang kangkung segar rebus, minum air rebusannya.
6. Ambeien:
Segenggam kecil akar kangkung cuci bersih, rebus dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal 1/2. Setelah dingin, minum sehari 2x 1/2 gelas.
7. insomia
Sering-sering makan sayur daun kangkung, tanpa batang.
8. Bisul:
15-20 helai daun kangkung, cuci bersih, tumbuk sampai halus. Kompreskan pada bisul. Lakukan 2x sehari sebanyak yang dibutuhkan.
9.Sakit gigi:
Segenggam akar kangkung, 1/2 sendok teh cuka, direbus dengan 1 gelas air. Gunakan air rebusannya untuk kumur-kumur.
10. Melancarkan air seni:
Segenggam akar kangkung direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal menjadi 1 gelas. Minum air rebusannya sekaligus 1x sehari.
11. Ketombe:
Kangkung segar secukupnya direndam dalam air semalam sampai airnya berwarna kebiruan. Keramas dengan air itu. Lakukan ini setiap keramas.
12. Sembelit:
Makan masakan sayur kangkung dengan ditumis
13. Mual bagi ibu hamil:
Resep sama dengan no.12.
14. Sariawan:
Seikat daun kangkung (tanpa batang) cuci bersih, lumatkan, beri 1 gelas air, peras dan saring (boleh beri sedikit garam). Gunakan airnya untuk kumur.
15. Gusi bengkak:
Resep sama dengan no. 14.
Read More......
(Ipomoea aquatica Forsk.)
Kangkung adalah terna yang tumbuh pada tempat-tempat basah seperti di tepi kali, comberan, rawa, atau selokan, yang banyak jenisnya. Batangnya beruas, berongga, dan bercabang. Daunnya tunggal, tumbuh berseling dengan tangkai panjang, berwarna hijau tua, bersegi dengan ujung runcing. Bunganya tunggal, keluar dari ketiak daun dan tumbuh tegak, berwarna ungu dengan pinggiran yang memutih. Daun dan batangnya dimakan sebagai sayuran.
Suku: Convolvulaceae
Kandungan & manfaat: Kangkung bersitat, antiracun, antiradang, peluruh kencing, menghentikan perdarahan, sedatif (obat tidur). Kangkung juga bersifat menyejukkan dan menenangkan. Kangkung mengandung protein, kalsium, fosfor, besi, karoten, hentriakontan, dan sitosterol
Kegunaan:
1.Mengurangi haid:
0,5 kg daun kangkung segar cuci, tumbuk halus, beri air secukupnya. Saring, beri 1 sendok makan madu. Minum habis 1x sehari sekaligus.
2. Mimisan:
Seikat kecil daun kangkung segar, cuci, tumbuk halus, beri sedikit gula, seduh dengan air panas. Setelah dingin, saring, minum 2x sehari.
3. Eksem:
Cara I: Seikat kangkung cuci bersih, rebus dengan air secukupnya sampai mendidih selama sekitar 10 menit, hangat-hangat gunakan untuk mencuci bagian yang gatal. Lakukan ini sehari sekali.
Cara II: Batang dan akar seikat kangkung segar, lumatkan, gunakan untuk kompres.
4. Kapalan:
Oleskan getah kangkung, di bagian kulit yang menebal berkali-kali. Lakukan ini setiap hari sampai sembuh.
5. Sakit kepala:
Cara I: Segenggam daun kangkung tumbuk halus, beri sedikit garam dan air secukupnya. Saring. Beri madu. Minum 1x sehari sekaligus.
Cara II: Seikat daun dan batang kangkung segar rebus, minum air rebusannya.
6. Ambeien:
Segenggam kecil akar kangkung cuci bersih, rebus dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal 1/2. Setelah dingin, minum sehari 2x 1/2 gelas.
7. insomia
Sering-sering makan sayur daun kangkung, tanpa batang.
8. Bisul:
15-20 helai daun kangkung, cuci bersih, tumbuk sampai halus. Kompreskan pada bisul. Lakukan 2x sehari sebanyak yang dibutuhkan.
9.Sakit gigi:
Segenggam akar kangkung, 1/2 sendok teh cuka, direbus dengan 1 gelas air. Gunakan air rebusannya untuk kumur-kumur.
10. Melancarkan air seni:
Segenggam akar kangkung direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal menjadi 1 gelas. Minum air rebusannya sekaligus 1x sehari.
11. Ketombe:
Kangkung segar secukupnya direndam dalam air semalam sampai airnya berwarna kebiruan. Keramas dengan air itu. Lakukan ini setiap keramas.
12. Sembelit:
Makan masakan sayur kangkung dengan ditumis
13. Mual bagi ibu hamil:
Resep sama dengan no.12.
14. Sariawan:
Seikat daun kangkung (tanpa batang) cuci bersih, lumatkan, beri 1 gelas air, peras dan saring (boleh beri sedikit garam). Gunakan airnya untuk kumur.
15. Gusi bengkak:
Resep sama dengan no. 14.
Read More......
KAMBOJA
(Plumeria acuminata Ait.)
Kamboja biasanya ditanam sebagai tanaman hias di halaman dan juga kuburan. Kamboja yang tingginya bisa sampai 6 m, termasuk pohon kecil yang berbatang pokok besar, berkayu dan keras. Daunnya lonjong dan meruncing di bagian ujungnya. Bunganya berbentuk terompet; warnanya putih, merah muda, dan merah.
Suku: Apocynaceae.
Kandungan & manfaat: Getah putihnya mengandung damar dan karet, yang mampu mengontraksikan kulit tanpa menimbulkan rasa sakit. Tumbuhan ini juga mengandung fuvoplumierin yang mencegah pertumbuhan bakteri. Bunganya berkhasiat menurunkan panas, menghentikan batuk, meluruhkan air seni. Batangnya melancarkan buang air besar. Kulit batang kamboja mengandung senyawa plumerid yang bersifat racun dan bisa digunakan untuk menyembuhkan tumit yang pecah-pecah. Catatan: Jangan sampai getah pohon kamboja masuk ke mulut atau kena mata karena dapat merontokkan gigi dan membutakan mata.
Kegunaan:
1. Bengkak:
Sepotong kulit pohon kamboja ditumbuk halus, direbus dengan 6 gelas air sampai mendidih. Hangat-hangat rendam bagian tubuh yang bengkak.
2. Bisul:
Cara I: Selembar daun kamboja diremas atau bisa juga dipanggang. Lalu olesi minyak kelapa dan tempelkan pada bisul. Cara II: Getah kamboja dioleskan pada bisul.
3. Borok:
Oleskan getah kamboja pada borok yang sudah dicuci dengan air hangat.
4. Kutil:
Oleskan 1 sendok teh getah pohon kamboja pada kutil beberapa kali selama beberapa hari sampai kutil hilang.
5. Mengeluarkan duri/beling:
Oleskan getah kamboja pada bagian yang sakit, maka benda yang masuk akan keluar.
6. Kapalan:
Teteskan getah kamboja pada bagian kulit yang kapalan, setiap hari sampai sembuh.
7. Tumit pecah-pecah:
Sepotong kulit kamboja direbus dengan 3 I air sampai mendidih. Hangat-hangat rendamkan kaki yang sakit.
Read More......
(Plumeria acuminata Ait.)
Kamboja biasanya ditanam sebagai tanaman hias di halaman dan juga kuburan. Kamboja yang tingginya bisa sampai 6 m, termasuk pohon kecil yang berbatang pokok besar, berkayu dan keras. Daunnya lonjong dan meruncing di bagian ujungnya. Bunganya berbentuk terompet; warnanya putih, merah muda, dan merah.
Suku: Apocynaceae.
Kandungan & manfaat: Getah putihnya mengandung damar dan karet, yang mampu mengontraksikan kulit tanpa menimbulkan rasa sakit. Tumbuhan ini juga mengandung fuvoplumierin yang mencegah pertumbuhan bakteri. Bunganya berkhasiat menurunkan panas, menghentikan batuk, meluruhkan air seni. Batangnya melancarkan buang air besar. Kulit batang kamboja mengandung senyawa plumerid yang bersifat racun dan bisa digunakan untuk menyembuhkan tumit yang pecah-pecah. Catatan: Jangan sampai getah pohon kamboja masuk ke mulut atau kena mata karena dapat merontokkan gigi dan membutakan mata.
Kegunaan:
1. Bengkak:
Sepotong kulit pohon kamboja ditumbuk halus, direbus dengan 6 gelas air sampai mendidih. Hangat-hangat rendam bagian tubuh yang bengkak.
2. Bisul:
Cara I: Selembar daun kamboja diremas atau bisa juga dipanggang. Lalu olesi minyak kelapa dan tempelkan pada bisul. Cara II: Getah kamboja dioleskan pada bisul.
3. Borok:
Oleskan getah kamboja pada borok yang sudah dicuci dengan air hangat.
4. Kutil:
Oleskan 1 sendok teh getah pohon kamboja pada kutil beberapa kali selama beberapa hari sampai kutil hilang.
5. Mengeluarkan duri/beling:
Oleskan getah kamboja pada bagian yang sakit, maka benda yang masuk akan keluar.
6. Kapalan:
Teteskan getah kamboja pada bagian kulit yang kapalan, setiap hari sampai sembuh.
7. Tumit pecah-pecah:
Sepotong kulit kamboja direbus dengan 3 I air sampai mendidih. Hangat-hangat rendamkan kaki yang sakit.
Read More......
Labels:
Bengkak,
Bisu,
KAMBOJA,
Kapalan,
Kutil,
lBorok,
Mengeluarkan duri/beling,
Tumit pecah-pecah
KACAPIRING
Kacapiring sering juga disebut ceplok piring atau cepiring merupakan tumbuhan perdu yang tingginya ± 2 m. Tanaman ini banyak ditanam di halaman rumah karena memiliki bunga yang indah dan harum. Warna bunganya putih agak mirip dengan mawar. Aroma bunganya sering dipakai untuk minyak wangi. Tanaman ini mempunyai daun yang lonjong dan lebat, panjangnya ± 10 cm.
Kandungan & manfaat: Ekstrak air dan etilasetat dari daun kacapiring bersifat antibakteri karena mengandung zat flavonoida.
Kegunaan:
1.Demam:
15 lembar daun kacapiring diremas dengan diberi 1 1/2 gelas air. Peras dan saring. Kemudian campurkan dengan sedikit gula batu. Minum cairan ini 2x sehari.
2.Sari a wan:
7 lembar daun kacapiring diremas dengan diberi 1/2 gelas air. Peras dan saring. Kemudian campurkan dengan sedikit madu. Minum 2x sehari.
3.Diabetes:
12 lembar daun kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini sekaligus dan lakukan setiap hari.
4.Sembelit:
3 biji buah kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini diminum sekaligus sebelum tidur.
Read More......
Kacapiring sering juga disebut ceplok piring atau cepiring merupakan tumbuhan perdu yang tingginya ± 2 m. Tanaman ini banyak ditanam di halaman rumah karena memiliki bunga yang indah dan harum. Warna bunganya putih agak mirip dengan mawar. Aroma bunganya sering dipakai untuk minyak wangi. Tanaman ini mempunyai daun yang lonjong dan lebat, panjangnya ± 10 cm.
Kandungan & manfaat: Ekstrak air dan etilasetat dari daun kacapiring bersifat antibakteri karena mengandung zat flavonoida.
Kegunaan:
1.Demam:
15 lembar daun kacapiring diremas dengan diberi 1 1/2 gelas air. Peras dan saring. Kemudian campurkan dengan sedikit gula batu. Minum cairan ini 2x sehari.
2.Sari a wan:
7 lembar daun kacapiring diremas dengan diberi 1/2 gelas air. Peras dan saring. Kemudian campurkan dengan sedikit madu. Minum 2x sehari.
3.Diabetes:
12 lembar daun kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini sekaligus dan lakukan setiap hari.
4.Sembelit:
3 biji buah kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini diminum sekaligus sebelum tidur.
Read More......
Tuesday, January 13, 2009
KACANG PANJANG
KACANG PANJANG
Kacang panjang adalah jenis rerumputan merambat, melingkar-lingkar dengan buah polong yang panjangnya bisa mencapai 0,5 m. Daunnya berbentuk segi tiga, dimakan sebagai sayuran dan untuk makanan ternak. Sedangkan bunganya berwarna putih atau hijau muda, berbentuk kupu-kupu.
Kandungan & manfaat: Daun dan buahnya mengandung protein dan kapur/kalsium cukup tinggi. Selain itu juga mengandung tosfor, besi, magnesium, belerang dan vitamin Br B2, dan C.
Kegunaan:
1.Rambut rontok:
Segenggam daun muda kacang panjang cuci, tumbuk halus, beri 2 sendok makan minyak kastroli, remas, gosokkan ramuan ini pada kulit rambut sambil diurut. Lakukan 1x sehari pada sore hari sesudah mandi, bungkus rambut dengan handuk. Keramas rambut esok harinya.
2.Mengurangi ASI:
Segenggam daun kacang panjang tumbuk halus, beri 12 mg bubuk tawas, oleskan pada payudara (bukan pada puting).
3.Mastitis/payudara bengkak:
Daun kacang panjang secukupnya cuci sampai bersih, remas-remas dengan sedikit air kapur sirih, sampai daunnya lemas. Tapalkan pada payudara yang membengkak (kecuali puting). Bila daunnya kering ganti dengan yang baru, sampai sembuh.
4.Merawat payudara:
10 buah kacang panjang tumbuk halus sampai keluar sarinya, balurkan sari kacang itu pada payudara 2x seminggu.
5.Anemia:
1/2 genggam daun kacang panjang dicuci bersih, tumbuk halus, remas dengan 1 sendok makan madu murni, 2 sendok teh air jeruk nipis, peras, saring, minum 2x sehari 3 sendok makan.
Read More......
Kacang panjang adalah jenis rerumputan merambat, melingkar-lingkar dengan buah polong yang panjangnya bisa mencapai 0,5 m. Daunnya berbentuk segi tiga, dimakan sebagai sayuran dan untuk makanan ternak. Sedangkan bunganya berwarna putih atau hijau muda, berbentuk kupu-kupu.
Kandungan & manfaat: Daun dan buahnya mengandung protein dan kapur/kalsium cukup tinggi. Selain itu juga mengandung tosfor, besi, magnesium, belerang dan vitamin Br B2, dan C.
Kegunaan:
1.Rambut rontok:
Segenggam daun muda kacang panjang cuci, tumbuk halus, beri 2 sendok makan minyak kastroli, remas, gosokkan ramuan ini pada kulit rambut sambil diurut. Lakukan 1x sehari pada sore hari sesudah mandi, bungkus rambut dengan handuk. Keramas rambut esok harinya.
2.Mengurangi ASI:
Segenggam daun kacang panjang tumbuk halus, beri 12 mg bubuk tawas, oleskan pada payudara (bukan pada puting).
3.Mastitis/payudara bengkak:
Daun kacang panjang secukupnya cuci sampai bersih, remas-remas dengan sedikit air kapur sirih, sampai daunnya lemas. Tapalkan pada payudara yang membengkak (kecuali puting). Bila daunnya kering ganti dengan yang baru, sampai sembuh.
4.Merawat payudara:
10 buah kacang panjang tumbuk halus sampai keluar sarinya, balurkan sari kacang itu pada payudara 2x seminggu.
5.Anemia:
1/2 genggam daun kacang panjang dicuci bersih, tumbuk halus, remas dengan 1 sendok makan madu murni, 2 sendok teh air jeruk nipis, peras, saring, minum 2x sehari 3 sendok makan.
Read More......
JARAK
Jarak merupakan tanaman perdu yang tingginya bisa mencapai 4 m. Daun tanaman ini berbentuk seperti tangan, agak bergerigi, panjangnya ± 4 cm, warna sebelah atas hijau tua sedangkan sebelah bawah berwarna hijau muda. Bunganya berwarna keungu-unguan.
Kandungan & manfaat: Biji jarak mengandung ricine yang beracun tapi kadar racunnya akan berkurang bila dipanaskan. Biji jarak sebaiknya hanya digunakan sebagai obat luar. Akarnya bisa digunakan sebagai obat penenang dan rematik.
Kegunaan:
1.Sembelit:
8-10 biji jarak ditumbuk, lalu beri sedikit air dan peras. Minum air perasan ini sekaligus.
2.Sembelit pada anak:
Olesi beberapa lembar daun jarak dengan minyak kelapa. Setelah dilayukan di atas api, letakkan daun tsb. ke perut anak Anda.
3.Koreng:
Cara I: 20 biji jarak setelah dibuang kulitnya, ditumbuk laluditempelkan pada koreng.
Cara II: Segenggam daun jarak direndam di air panas. Lalu, borehkan pada koreng.
4.Ketombe:
Tumbuk halus beberapa lembar daun jarak, lalu oleskan ke kulit kepala. Lakukan ini sebelum keramas.
5. Rematik:
Cara I: Segenggam daun jarak ditumbuk sambil diberi sedikit
air. Lalu oleskan ke tempat yang sakit.
Cara II: 25 g akar jarak segar direbus dengan 1 I air sampai
airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
Cara III: Beberapa helai daun jarak diolesi minyak kelapa, lalu
dilayukan di atas api. Tempelkan daun ini ke tempat yang sakit.
6.Menyuburkan rambut:
20 - 30 biji jarak ditumbuk, lalu diperas untuk diambil minyaknya. Oleskan minyak itu ke kulit kepala.
7.Mengencangkan payudara:
3 helai daun jarak, 2 buah pinang, 1 ibu jari jahe, 1 sendok teh garam ditumbuk sambil diberi 1/2 gelas air. Balurkan ramuan ini ke payudara Anda dan diamkan sampai kering. Setelah itu, cuci payudara dengan air hangat.
8.Gusi bengkak:
5 lembar daun jarak, 1 sendok kapur sirih direbus dengan 4 gelas air. Setelah disaring, gunakan air tsb. untuk kumur.
9.Sakit gigi:
Teteskan getah jarak pada gigi yang berlubang.
Read More......
Jarak merupakan tanaman perdu yang tingginya bisa mencapai 4 m. Daun tanaman ini berbentuk seperti tangan, agak bergerigi, panjangnya ± 4 cm, warna sebelah atas hijau tua sedangkan sebelah bawah berwarna hijau muda. Bunganya berwarna keungu-unguan.
Kandungan & manfaat: Biji jarak mengandung ricine yang beracun tapi kadar racunnya akan berkurang bila dipanaskan. Biji jarak sebaiknya hanya digunakan sebagai obat luar. Akarnya bisa digunakan sebagai obat penenang dan rematik.
Kegunaan:
1.Sembelit:
8-10 biji jarak ditumbuk, lalu beri sedikit air dan peras. Minum air perasan ini sekaligus.
2.Sembelit pada anak:
Olesi beberapa lembar daun jarak dengan minyak kelapa. Setelah dilayukan di atas api, letakkan daun tsb. ke perut anak Anda.
3.Koreng:
Cara I: 20 biji jarak setelah dibuang kulitnya, ditumbuk laluditempelkan pada koreng.
Cara II: Segenggam daun jarak direndam di air panas. Lalu, borehkan pada koreng.
4.Ketombe:
Tumbuk halus beberapa lembar daun jarak, lalu oleskan ke kulit kepala. Lakukan ini sebelum keramas.
5. Rematik:
Cara I: Segenggam daun jarak ditumbuk sambil diberi sedikit
air. Lalu oleskan ke tempat yang sakit.
Cara II: 25 g akar jarak segar direbus dengan 1 I air sampai
airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
Cara III: Beberapa helai daun jarak diolesi minyak kelapa, lalu
dilayukan di atas api. Tempelkan daun ini ke tempat yang sakit.
6.Menyuburkan rambut:
20 - 30 biji jarak ditumbuk, lalu diperas untuk diambil minyaknya. Oleskan minyak itu ke kulit kepala.
7.Mengencangkan payudara:
3 helai daun jarak, 2 buah pinang, 1 ibu jari jahe, 1 sendok teh garam ditumbuk sambil diberi 1/2 gelas air. Balurkan ramuan ini ke payudara Anda dan diamkan sampai kering. Setelah itu, cuci payudara dengan air hangat.
8.Gusi bengkak:
5 lembar daun jarak, 1 sendok kapur sirih direbus dengan 4 gelas air. Setelah disaring, gunakan air tsb. untuk kumur.
9.Sakit gigi:
Teteskan getah jarak pada gigi yang berlubang.
Read More......
Labels:
Gusi bengkak,
JARAK,
Ketombe,
Koreng,
Mengencangkan payudara,
Menyuburkan rambut,
Rematik,
Sakit gigi,
Sembeli,
Sembelit
JAMBLANG
JAMBLANG
Jamblang sering juga disebut duwet atau juwet. Pohon jamblang bisa mencapai ketinggian 15 m dan bergaris tengah 60 cm. Buahnya yang berwarna biru keunguan berukuran 2,5 cm, rasanya agak sepat, sering dimakan orang sebagai manisan.
Kandungan & manfaat: Jamblang mengandung asam galat yang mampu mengerutkan saluran kencing. Selain itu, kandungan glukosida phytomelin mempercepat penyembuhan luka. Zat tanin pada biji jamblang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Catatan: Jangan terlalu banyak makan buah jamblang karena akan susah buang air seni.
Kegunaan:
1. Diabetes:
15 biji jamblang ditumbuk halus, lalu direbus dengan 2 gelas air. Ramuan ini untuk diminum 3x sehari.
2. Ngompol:
7 biji jamblang ditumbuk halus lalu direbus dengan 1 1/2gelas air dan sedikit gula aren.Rebus terus sampai tinggal setengah. Minum ramuan ini sekaligus pada sore hari sampai ngompolnya sembuh.
3. Beseran:
Makan 10 buah jamblang yang sudah diberi garam.
4. Diare karena masuk angin:
6 cm kulit pohon jamblang yang sudah dikeringkan direbusdengan 1 gelas air selama 1/2 jam. Setelah disaring, diminum 3x sehari
Read More......
Jamblang sering juga disebut duwet atau juwet. Pohon jamblang bisa mencapai ketinggian 15 m dan bergaris tengah 60 cm. Buahnya yang berwarna biru keunguan berukuran 2,5 cm, rasanya agak sepat, sering dimakan orang sebagai manisan.
Kandungan & manfaat: Jamblang mengandung asam galat yang mampu mengerutkan saluran kencing. Selain itu, kandungan glukosida phytomelin mempercepat penyembuhan luka. Zat tanin pada biji jamblang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Catatan: Jangan terlalu banyak makan buah jamblang karena akan susah buang air seni.
Kegunaan:
1. Diabetes:
15 biji jamblang ditumbuk halus, lalu direbus dengan 2 gelas air. Ramuan ini untuk diminum 3x sehari.
2. Ngompol:
7 biji jamblang ditumbuk halus lalu direbus dengan 1 1/2gelas air dan sedikit gula aren.Rebus terus sampai tinggal setengah. Minum ramuan ini sekaligus pada sore hari sampai ngompolnya sembuh.
3. Beseran:
Makan 10 buah jamblang yang sudah diberi garam.
4. Diare karena masuk angin:
6 cm kulit pohon jamblang yang sudah dikeringkan direbusdengan 1 gelas air selama 1/2 jam. Setelah disaring, diminum 3x sehari
Read More......
GEMPUR BATU
GEMPUR BATU
Tanaman yang tumbuh di dataran rendah ini, batangnya menjalar. Tangkainya berwarna kemerah-merahan, sedangkan daunnya agak kasar. Bunganya kecil sekali berwarna putih.
Kandungan & manfaat: Daun dan batang tanaman ini mengandung kalium yang bersifat melancarkan air seni dan menghancurkan batu. Selain itu, gempur batu juga berkhasiat mengecilkan pori-pori.
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
4 - 5 tanaman gempur batu, 7 tanaman meniran direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari, lakukan selama 1 bulan.
2. Batu empedu:
2 tanaman gempur batu, 3 - 4 tanaman meniran, 1 genggam rambut jagung direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari, lakukan selama 1 bulan.
3. Diare:
2 - 3 tanaman gempur batu ditumbuk, lalu diberi sedikit pulosari. Oleskan ke perut.
Read More......
Tanaman yang tumbuh di dataran rendah ini, batangnya menjalar. Tangkainya berwarna kemerah-merahan, sedangkan daunnya agak kasar. Bunganya kecil sekali berwarna putih.
Kandungan & manfaat: Daun dan batang tanaman ini mengandung kalium yang bersifat melancarkan air seni dan menghancurkan batu. Selain itu, gempur batu juga berkhasiat mengecilkan pori-pori.
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
4 - 5 tanaman gempur batu, 7 tanaman meniran direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari, lakukan selama 1 bulan.
2. Batu empedu:
2 tanaman gempur batu, 3 - 4 tanaman meniran, 1 genggam rambut jagung direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari, lakukan selama 1 bulan.
3. Diare:
2 - 3 tanaman gempur batu ditumbuk, lalu diberi sedikit pulosari. Oleskan ke perut.
Read More......
Labels:
Batu empedu,
Batu Ginjal,
Diare,
GEMPUR BATU
Saturday, December 13, 2008
GEGARETAN
GEGARETAN
Tanaman ini sering juga disebut gagaretan, daun bulu ayam, gudean, atau godean. Gegaretan merupakan tanaman semak yang tingginya ± 1 m. Bentuk daunnya lonjong, berbulu dan ujungnya runcing. Bunga tanaman ini kecil berwarna putih atau merah muda.
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
7 helai daun gegaretan kecil, 5 helai daun sendok, 4 tanaman meniran diseduh dengan 1 gelas air panas. Minum ramuan ini sekaligus 1x sehari, selama 7 hari.
2.Batu empedu:
7 helai daun gegaretan kecil, 5 helai daun urat . (daun sendok), 1 genggam rambut jagung direbus dengan 1 gelas air sampai tinggal setengah. Minum secara rutin ramuan ini 1x sehari, selama 1 bulan.
Read More......
Tanaman ini sering juga disebut gagaretan, daun bulu ayam, gudean, atau godean. Gegaretan merupakan tanaman semak yang tingginya ± 1 m. Bentuk daunnya lonjong, berbulu dan ujungnya runcing. Bunga tanaman ini kecil berwarna putih atau merah muda.
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
7 helai daun gegaretan kecil, 5 helai daun sendok, 4 tanaman meniran diseduh dengan 1 gelas air panas. Minum ramuan ini sekaligus 1x sehari, selama 7 hari.
2.Batu empedu:
7 helai daun gegaretan kecil, 5 helai daun urat . (daun sendok), 1 genggam rambut jagung direbus dengan 1 gelas air sampai tinggal setengah. Minum secara rutin ramuan ini 1x sehari, selama 1 bulan.
Read More......
Labels:
Batu empedu,
Batu Ginjal,
GEGARETAN
GAMBIR
GAMBIR
Kandungan & manfaat: Zat catechin dan asam catechutanat pada gambir bermanfaat untuk mengecilkan pori-pori dan selaput lendir usus.
Catatan: Penderita sakit maag, asma, dan sesak napas dilarang memakan gambir.
Kegunaan:
1.Diare:
Sepotong gambir, sepotong kunyit, segenggam patikan cina (kalau tidak ada, tidak usah dipakai) direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal 1/3 bagian. Setelah mendidih, saring lalu minum sekaligus. Ulangi 3x sehari.
2. Serak:
Sepotong gambir, 3 helai daun sirih diseduh dengan 1 gelas air. Setelah mendidih, saring, jalu gunakan air itu untuk kumur. Ramuan ini untuk digunakan 2x sehari.B Sariawan:
Resep sama dengan no. 2. Gunakan air tsb. untuk kumur lalu minum airnya. Lakukan 3 - 4x sehari.
3. Gusi bengkak:
Cara I: Resep sama dengan no. 2. Gunakan air tsb. untuk kumur. Lakukan 3 - 4x sehari.
Cara II: Kunyah gambir, lalu buang air dan ampasnya.
4. Radang tenggorokan:
Resep sama dengan no. 2.
5. Eksem:
2 buah gambir dicampur dengan 1 cangkir santan dari 1/2 kelapa. Oleskan ramuan ini pada eksem Anda. Lakukan 4x sehari
Read More......
Kandungan & manfaat: Zat catechin dan asam catechutanat pada gambir bermanfaat untuk mengecilkan pori-pori dan selaput lendir usus.
Catatan: Penderita sakit maag, asma, dan sesak napas dilarang memakan gambir.
Kegunaan:
1.Diare:
Sepotong gambir, sepotong kunyit, segenggam patikan cina (kalau tidak ada, tidak usah dipakai) direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal 1/3 bagian. Setelah mendidih, saring lalu minum sekaligus. Ulangi 3x sehari.
2. Serak:
Sepotong gambir, 3 helai daun sirih diseduh dengan 1 gelas air. Setelah mendidih, saring, jalu gunakan air itu untuk kumur. Ramuan ini untuk digunakan 2x sehari.B Sariawan:
Resep sama dengan no. 2. Gunakan air tsb. untuk kumur lalu minum airnya. Lakukan 3 - 4x sehari.
3. Gusi bengkak:
Cara I: Resep sama dengan no. 2. Gunakan air tsb. untuk kumur. Lakukan 3 - 4x sehari.
Cara II: Kunyah gambir, lalu buang air dan ampasnya.
4. Radang tenggorokan:
Resep sama dengan no. 2.
5. Eksem:
2 buah gambir dicampur dengan 1 cangkir santan dari 1/2 kelapa. Oleskan ramuan ini pada eksem Anda. Lakukan 4x sehari
Read More......
Labels:
Diare,
EKSEM,
GAMBIR,
Gusi bengkak,
Radang tenggorokan,
Serak
Wednesday, December 10, 2008
DAUN DUDUK
DAUN DUDUK
Daun duduk ini disebut juga genteng cangkeng oleh orang Sunda. Daun duduk merupakan tanaman perdu yang banyak tumbuh liar di hutan. Tanaman ini bisa mencapai tinggi 2 m. Bentuk daunnya lonjong dan berujung lancip, panjangnya 10 -20 cm. Bunganya yang berbentuk seperti kupu-kupu berwarna ungu. Buahnya merupakan buah polong yang terdiri atas 4 - 8 biji, berwarna hijau saat masih muda, ketika sudah tua berwarna coklat
Kandungan & manfaat: Daun dan buahnya mengandung zat alkaloid hepaforina yang bermanfaat untuk menghancurkan batu ginjal. Zat taninnya bersifat mengencangkan dinding pembuluh darah yang kendur karenanya bermanfaat untuk menyembuhkan ambeien. Kandungan kaliumnya mampu melunakkan jaringan pembuluh darah yang luka dan melancarkan air seni.
Kegunaan:
1.Batu ginjal
14 helai daun duduk direbus dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal 3 gelas. Minum ramuan ini 3x sehari, masing-masing 1 gelas.
2. Radang amandel
7 helai daun duduk, 2 helai daun sirih, 1 genggam pegagan, 5 rimpang kunci pepet ditumbuk sambidiberi sedikit air. Peras, lalu gunakan airnya untuk kumur. Lakukan 2x sehari.
3.Sakit pinggang
Beberapa helai daun duduk ditumbuk lalu ditempelkan ke pinggang yang sakit.
4. Ambeien
14 helai daun duduk direbus dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 1x sehari, 1 gelas.
Read More......
Daun duduk ini disebut juga genteng cangkeng oleh orang Sunda. Daun duduk merupakan tanaman perdu yang banyak tumbuh liar di hutan. Tanaman ini bisa mencapai tinggi 2 m. Bentuk daunnya lonjong dan berujung lancip, panjangnya 10 -20 cm. Bunganya yang berbentuk seperti kupu-kupu berwarna ungu. Buahnya merupakan buah polong yang terdiri atas 4 - 8 biji, berwarna hijau saat masih muda, ketika sudah tua berwarna coklat
Kandungan & manfaat: Daun dan buahnya mengandung zat alkaloid hepaforina yang bermanfaat untuk menghancurkan batu ginjal. Zat taninnya bersifat mengencangkan dinding pembuluh darah yang kendur karenanya bermanfaat untuk menyembuhkan ambeien. Kandungan kaliumnya mampu melunakkan jaringan pembuluh darah yang luka dan melancarkan air seni.
Kegunaan:
1.Batu ginjal
14 helai daun duduk direbus dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal 3 gelas. Minum ramuan ini 3x sehari, masing-masing 1 gelas.
2. Radang amandel
7 helai daun duduk, 2 helai daun sirih, 1 genggam pegagan, 5 rimpang kunci pepet ditumbuk sambidiberi sedikit air. Peras, lalu gunakan airnya untuk kumur. Lakukan 2x sehari.
3.Sakit pinggang
Beberapa helai daun duduk ditumbuk lalu ditempelkan ke pinggang yang sakit.
4. Ambeien
14 helai daun duduk direbus dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 1x sehari, 1 gelas.
Read More......
Labels:
Ambeien,
Batu Ginjal,
DAUN DUDUK,
Radang amandel,
Sakit pinggang
DAUN URAT
DAUN URAT
Daun urat kadang disebut juga ki urat atau daun sendok. Banyak ditemukan di daerah pegunungan. Di perkebunan karet dan teh tanaman ini merupakan gulma. Daunnya berbentuk bulat lonjong, panjangnya ± 10 cm. Bunganya yang kecil berwarna putih kekuning-kuningan. Bijinya bulat kecil-kecil berwarna coklat kehitaman.
Kandungan & manfaat: Tanaman ini mengandung zat tanin dan kalium alkaloid yang berkhasiat melancarkan air seni dan antiradang. Selain itu, juga bermanfaat untuk menurunkan panas dan mengencerkan dahak.
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
Cara I: 20 g daun urat direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x, sehari. Cara II: Ambil dan cuci sejumlah daun urat lalu ditumbuk dan diperas untuk diambil airnya sampai 1/2 mangkuk. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari.
2. Batu empedu:
4 - 5 helai daun urat berikut akarnya, 7 helai daun gegaretan direbus dengan 2 gelas air sampai
airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
3. Ambeien:
100 g daun urat, 100 g daun wungu direbus dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 1x sehari, siang hari sebanyak 1 gelas. Lakukan terus sampai 3 - 4 bulan.
4. Rematik:
Cara I: Sama dengan resep no. 1, cara I.
Cara II: Beberapa helai daun urat ditumbuk, lalu diolesi pada
bagian yang sakit. Ulangi setiap 3 jam.
5. Hepatitis:
1 genggam daun urat, 7 keping temulawak diseduh dengan 1 gelas air. Minum ramuan ini 1x sehari, masing-masing 1/4 gelas. Lakukan selama 1 - 2 minggu.
6. Diabetes:
15 g daun urat, 1/2 genggam brotowali, sedikit daun kumis kucing, 1 sendok teh adas, 1 sendok teh pulosari direbus dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal 2 gelas. Saring. Lalu minum 1 gelas, setiap kali habis makan.
7. Keputihan:
10 akar pohon daun urat segar dilumatkan dengan sedikit air cucian beras ketan. Saring,, lalu minum ramuan ini sekaligus. Lakukan 1x sehari.
8. Cacingan:
Sama dengan resep no. 1.
9. Digigit serangga:
Beberapa helai daun urat ditumbuk halus, lalu tempelkan pada luka.
10. Bisul:
3 helai daun urat direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
11. Kudis:
5 helai daun urat,7 helai daun sambiloto direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
12. Cantengan:
Beberapa helai daun urat ditumbuk lalu dibalutkan ke jari yang cantengan, kemudian dibebat dengan kain kasa.
Read More......
Daun urat kadang disebut juga ki urat atau daun sendok. Banyak ditemukan di daerah pegunungan. Di perkebunan karet dan teh tanaman ini merupakan gulma. Daunnya berbentuk bulat lonjong, panjangnya ± 10 cm. Bunganya yang kecil berwarna putih kekuning-kuningan. Bijinya bulat kecil-kecil berwarna coklat kehitaman.
Kandungan & manfaat: Tanaman ini mengandung zat tanin dan kalium alkaloid yang berkhasiat melancarkan air seni dan antiradang. Selain itu, juga bermanfaat untuk menurunkan panas dan mengencerkan dahak.
Kegunaan:
1. Batu ginjal:
Cara I: 20 g daun urat direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x, sehari. Cara II: Ambil dan cuci sejumlah daun urat lalu ditumbuk dan diperas untuk diambil airnya sampai 1/2 mangkuk. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari.
2. Batu empedu:
4 - 5 helai daun urat berikut akarnya, 7 helai daun gegaretan direbus dengan 2 gelas air sampai
airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
3. Ambeien:
100 g daun urat, 100 g daun wungu direbus dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 1x sehari, siang hari sebanyak 1 gelas. Lakukan terus sampai 3 - 4 bulan.
4. Rematik:
Cara I: Sama dengan resep no. 1, cara I.
Cara II: Beberapa helai daun urat ditumbuk, lalu diolesi pada
bagian yang sakit. Ulangi setiap 3 jam.
5. Hepatitis:
1 genggam daun urat, 7 keping temulawak diseduh dengan 1 gelas air. Minum ramuan ini 1x sehari, masing-masing 1/4 gelas. Lakukan selama 1 - 2 minggu.
6. Diabetes:
15 g daun urat, 1/2 genggam brotowali, sedikit daun kumis kucing, 1 sendok teh adas, 1 sendok teh pulosari direbus dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal 2 gelas. Saring. Lalu minum 1 gelas, setiap kali habis makan.
7. Keputihan:
10 akar pohon daun urat segar dilumatkan dengan sedikit air cucian beras ketan. Saring,, lalu minum ramuan ini sekaligus. Lakukan 1x sehari.
8. Cacingan:
Sama dengan resep no. 1.
9. Digigit serangga:
Beberapa helai daun urat ditumbuk halus, lalu tempelkan pada luka.
10. Bisul:
3 helai daun urat direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
11. Kudis:
5 helai daun urat,7 helai daun sambiloto direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum ramuan ini 2x sehari.
12. Cantengan:
Beberapa helai daun urat ditumbuk lalu dibalutkan ke jari yang cantengan, kemudian dibebat dengan kain kasa.
Read More......
DADAP SEREP
DADAP SEREP
Merupakan tanaman liar yang sering digunakan sebagai tanaman pelindung di perkebunan kopi. Tanaman ini tinggi sekali, bisa sampai lebih dari 20 m. Batangnya besar, ada yang berduri, ada yang halus.
Kandungan & manfaat: Daun dadap serep mengandung zat alkaloida yang sifatnya mendinginkan dan antiradang. Kulit kayunya berkhasiat mengencerkan dahak.
Kegunaan:
1. Demam
Kulit dan cabang muda dadap serep diremas, sedikit adas dan pulosari diseduh dengan 1 gelas air. Minum ramuan ini 2x sehari.
2. Bengkak:
Beberapa helai daun dadap serep ditumbuk, lalu borehkan ke bagian yang bengkak. Lakukan sesering mungkin.
3. Demam nifas
Beberapa helai daun muda dadap serep ditumbuk, lalu borehkan-ke perut. Lakukan ini 2x sehari.
4. Sakit kepala:
Beberapa helai daun dadap serep diremas, lalu diborehkan ke dahi.
5. Mencegah keguguran
Beberapa helai daun serep ditumbuk, lalu diborehkan tebal-tebal pada perut. Ganti ramuan ini 3x sehari.
6. Perut mulas
Cara I: Daun dadap serep dilayukan di atas api, lalu taruh di atas perut.
Cara II: Beberapa helai daun dadap serep, beberapa lembar daun sosor bebek ditumbuk sambil diberi sedikit air. Lalu, borehkan ramuan ini ke perut.
7.Melancarkan ASI
Beberapa helai daun dadap serep diremas lalu diseduh dengan segelas air. Minum ramuan ini 1x sehari
Read More......
Merupakan tanaman liar yang sering digunakan sebagai tanaman pelindung di perkebunan kopi. Tanaman ini tinggi sekali, bisa sampai lebih dari 20 m. Batangnya besar, ada yang berduri, ada yang halus.
Kandungan & manfaat: Daun dadap serep mengandung zat alkaloida yang sifatnya mendinginkan dan antiradang. Kulit kayunya berkhasiat mengencerkan dahak.
Kegunaan:
1. Demam
Kulit dan cabang muda dadap serep diremas, sedikit adas dan pulosari diseduh dengan 1 gelas air. Minum ramuan ini 2x sehari.
2. Bengkak:
Beberapa helai daun dadap serep ditumbuk, lalu borehkan ke bagian yang bengkak. Lakukan sesering mungkin.
3. Demam nifas
Beberapa helai daun muda dadap serep ditumbuk, lalu borehkan-ke perut. Lakukan ini 2x sehari.
4. Sakit kepala:
Beberapa helai daun dadap serep diremas, lalu diborehkan ke dahi.
5. Mencegah keguguran
Beberapa helai daun serep ditumbuk, lalu diborehkan tebal-tebal pada perut. Ganti ramuan ini 3x sehari.
6. Perut mulas
Cara I: Daun dadap serep dilayukan di atas api, lalu taruh di atas perut.
Cara II: Beberapa helai daun dadap serep, beberapa lembar daun sosor bebek ditumbuk sambil diberi sedikit air. Lalu, borehkan ramuan ini ke perut.
7.Melancarkan ASI
Beberapa helai daun dadap serep diremas lalu diseduh dengan segelas air. Minum ramuan ini 1x sehari
Read More......
CINCAU
Kandungan & manfaat: Daun dan akarnya mengandung alkaloid sikleina, kandioplegida, pati dan lemak. Cincau berkhasiat mendinginkan dan membersihkan darah.
Kegunaan:
1.Panas perut
20 helai daun cincau berbentuk jantung atau 10 helai daun cincau kebo dicuci bersih. Remas-remas lalu beri 1 gelas air minum yang sudah dingin. Aduk lalu saring dengan kain. Biarkan di tempat dingin sampai membeku menjadi seperti agar-agar hijau yang lembek. Dimakan dengan madu, sirup, atau gula aren cair yang sudah dimasak dengan pandan. Cincau kalau dibiarkan terlalu lama akan menciut dan mengeluarkan banyak air.
2.Disentri
Resepnya sama dengan no.1 makan selama seminggu berturut-turut.
3.Sariawan
Resepnya sama dengan no.1 makan selama 5 - 7 hari berturut-turut.
4.Bisul
Daun cincau berbentuk jantung secukupnya dicuci. Dilumatkan lalu ditempelkan ke bagian yang bernanah untuk mengeluarkan nanahnya.
Read More......
Kandungan & manfaat: Daun dan akarnya mengandung alkaloid sikleina, kandioplegida, pati dan lemak. Cincau berkhasiat mendinginkan dan membersihkan darah.
Kegunaan:
1.Panas perut
20 helai daun cincau berbentuk jantung atau 10 helai daun cincau kebo dicuci bersih. Remas-remas lalu beri 1 gelas air minum yang sudah dingin. Aduk lalu saring dengan kain. Biarkan di tempat dingin sampai membeku menjadi seperti agar-agar hijau yang lembek. Dimakan dengan madu, sirup, atau gula aren cair yang sudah dimasak dengan pandan. Cincau kalau dibiarkan terlalu lama akan menciut dan mengeluarkan banyak air.
2.Disentri
Resepnya sama dengan no.1 makan selama seminggu berturut-turut.
3.Sariawan
Resepnya sama dengan no.1 makan selama 5 - 7 hari berturut-turut.
4.Bisul
Daun cincau berbentuk jantung secukupnya dicuci. Dilumatkan lalu ditempelkan ke bagian yang bernanah untuk mengeluarkan nanahnya.
Read More......
Labels:
Bisul,
CINCAU,
Disentri,
Panas perut,
Sariawan
Friday, December 5, 2008
CABAI RAWIT
CABAI RAWIT
Kandungan & manfaat: Cabai rawit mengandung minyak atsiri yang bersifat antibakteri. Benang putih tempat biji menempel mengandung zat capcaisin dan capsantin yang bersifat memanaskan.
Kegunaan:
1. Eksem:
5 - 7 helai daun cabai rawit, pinang muda, 5 daun sirih ditumbuk halus lalu bungkus dengan kain kasa. Rebus bungkusan tsb. dengan 1 gelas air sampai mendidih. Angkat kain kasanya lalu setelah dingin tempelkan ke bagian yang gatal. Lakukan ini 2x sehari.
2. Rematik:
Cara I: 10 g serbuk cabai rawit kering diseduh dengan 1/2 gelas air panas. Aduk-aduk, lalu balurkan ke tempat yang sakit.
Cara II: Beberapa buah cabai rawit ditumbuk lalu dicampur dengan sedikit kapur sirih dan air jeruk nipis. Oleskan ramuan ini ke bagian yang sakit.
3. Sakit perut:
Daun muda cabai rawit ditumbuk lalu diberi sedikit kapur sirih. Borehkan ramuan ini ke perut. Read More......
Kandungan & manfaat: Cabai rawit mengandung minyak atsiri yang bersifat antibakteri. Benang putih tempat biji menempel mengandung zat capcaisin dan capsantin yang bersifat memanaskan.
Kegunaan:
1. Eksem:
5 - 7 helai daun cabai rawit, pinang muda, 5 daun sirih ditumbuk halus lalu bungkus dengan kain kasa. Rebus bungkusan tsb. dengan 1 gelas air sampai mendidih. Angkat kain kasanya lalu setelah dingin tempelkan ke bagian yang gatal. Lakukan ini 2x sehari.
2. Rematik:
Cara I: 10 g serbuk cabai rawit kering diseduh dengan 1/2 gelas air panas. Aduk-aduk, lalu balurkan ke tempat yang sakit.
Cara II: Beberapa buah cabai rawit ditumbuk lalu dicampur dengan sedikit kapur sirih dan air jeruk nipis. Oleskan ramuan ini ke bagian yang sakit.
3. Sakit perut:
Daun muda cabai rawit ditumbuk lalu diberi sedikit kapur sirih. Borehkan ramuan ini ke perut. Read More......
Labels:
EKSEM,
Rematik,
Sakit perut
CABAI MERAH
CABAI MERAH
Kandungan & manfaat: Benang putih tempat biji menempel mengandung zat capcaisin yang bermanfaat untuk mengobati penyakit kulit. Selain itu, cabai juga mengandung vitamin C, saponin, dan flavonida.
Kegunaan:
1. Rematik:
10 g cabai kering yang ditumbuk halus diseduh dengan 1/2 gelas air panas. Oleskan ramuan ini ke bagian yang sakit.
2. Kutil:
Oleskan zat capcaisin pada kutil.
3. Luka:
Oleskan beberapa helai daun cabai merah dengan minyak kelapa lalu garang sebentar di atas kompor. Tempelkan daun itu ke luka.
4. Eksem:
Tumbuk segenggam daun cabai merah, 7 helai daun sirih, 2 pinang muda. Bungkus ramuan tsb. dalam kain kasa, lalu rebus dalam 2 gelas air selama 1/2 jam. Kemudian, ambil kapas dan celupkan pada air ramuan yang masih hangat. Oleskan kapas itu pada eksem Anda. Read More......
Kandungan & manfaat: Benang putih tempat biji menempel mengandung zat capcaisin yang bermanfaat untuk mengobati penyakit kulit. Selain itu, cabai juga mengandung vitamin C, saponin, dan flavonida.
Kegunaan:
1. Rematik:
10 g cabai kering yang ditumbuk halus diseduh dengan 1/2 gelas air panas. Oleskan ramuan ini ke bagian yang sakit.
2. Kutil:
Oleskan zat capcaisin pada kutil.
3. Luka:
Oleskan beberapa helai daun cabai merah dengan minyak kelapa lalu garang sebentar di atas kompor. Tempelkan daun itu ke luka.
4. Eksem:
Tumbuk segenggam daun cabai merah, 7 helai daun sirih, 2 pinang muda. Bungkus ramuan tsb. dalam kain kasa, lalu rebus dalam 2 gelas air selama 1/2 jam. Kemudian, ambil kapas dan celupkan pada air ramuan yang masih hangat. Oleskan kapas itu pada eksem Anda. Read More......
Subscribe to:
Posts (Atom)